90 Mahasiswa Peserta MBKM Semester Ganjil 2026/2027, Mengikuti Wawancara Kompetensi

90 Mahasiswa Peserta MBKM Semester Ganjil 2026/2027, Mengikuti Wawancara Kompetensi

JDIH IAIN Parepare - 90 Mahasiswa Peserta MBKM Semester Ganjil 2026/2027, Mengikuti Wawancara Kompetensi 27 Agustus, 2026 oleh Humas IAIN Parepare Humas IAIN Parepare – Tim Panitia Pelaksana Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) pada Pusat Pengembangan Kurikulum, Pembelajaran, SDM, dan Mutu Lulusan Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Parepare menggelar wawancara bagi 90 mahasiswa peserta MBKM Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027,  Selasa, (26/08/2026) di Ruang Pertemuan LPM. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) dalam rangka memastikan mahasiswa yang terjun ke dunia magang benar-benar siap, baik dari sisi motivasi, kompetensi, kedisiplinan maupun pemahaman akademik. Ketua Panitia MBKM, Fajriyani, mengatakan pentingnya tahapan ini guna memastikan peserta program MBKM layak mengikuti program ini guna memastikan peserta MBKM memiliki daya saing. “Wawancara ini merupakan upaya untuk memperkuat kompetensi peserta MBKM. Ini adalah suatu komitmen untuk memastikan mahasiswa yang lolos MBKM memiliki karakter, pemahaman, dan kesiapan matang. Harapannya, pengalaman ini benar-benar relevan dengan bidang studi sekaligus menjadi bekal berharga bagi masa depan mereka,” jelasnya. Dalam sesi wawancara, mahasiswa diminta menjelaskan alasan memilih lokasi magang, kompetensi yang siap mereka tunjukkan, hingga kesiapan jika harus ditempatkan di lokasi alternatif. Menariknya, peserta juga diberi ruang untuk merekomendasikan mitra potensial lain yang dinilai sesuai dengan semangat MBKM. Peserta MBKM berasal dari beragam program studi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Fakultas Tarbiyah, serta Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam. Kehadiran mahasiswa lintas disiplin ini menunjukkan bahwa MBKM kian menjadi ruang bersama untuk bereksperimen, berinovasi, dan mengasah diri. Fajriyani menambahkan bahwa wawancara ini menjadi filter penting agar mahasiswa yang berangkat ke lokasi magang. “kami ingin mengonfirmasi berkas, menguji kemampuan mahasiswa, kedisiplinan serta public speaking peserta”, ungkapnya. Dengan langkah strategis ini, LPM IAIN Parepare menegaskan komitmennya untuk menjadikan MBKM sebagai jembatan penghubung antara dunia akademik dan dunia kerja, sekaligus mencetak generasi muda yang lebih adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan di di lokasi magang (Mhy/Mif).