Kaprodi HTN IAIN Parepare Terpilih sebagai Sekertaris APHUTARI Periode 2026–2030

Kaprodi HTN IAIN Parepare Terpilih sebagai Sekertaris APHUTARI Periode 2026–2030

JDIH IAIN Parepare - Kaprodi HTN IAIN Parepare Terpilih sebagai Sekertaris APHUTARI Periode 2026–2030 27 September, 2026 oleh Humas IAIN Parepare Humas IAIN Parepare - Ketua Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam IAIN Parepare, Hasanuddin Hasim, turut berpartisipasi dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Program Studi Hukum Tata Negara/Siyasah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (APHUTARI) Tahun 2026 yang diselenggarakan di Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu -Jumat (23–25/09/2026). Kegiatan nasional tersebut mempertemukan para Ketua Program Studi Hukum Tata Negara/Siyasah, akademisi, peneliti, dan pengelola program studi dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam di Indonesia. Munas APHUTARI 2026 dirangkaikan dengan International Conference dan Call for Papers, dengan dukungan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Rangkaian kegiatan membahas berbagai isu strategis mengenai perkembangan hukum tata negara, politik hukum, penegakan hukum, serta demokrasi lingkungan berkelanjutan. International Conference pada kegiatan tersebut mengangkat tema “Reconstructing Indonesia’s Legal Politics: Law Enforcement and Sustainable Environmental Democracy.” Tema ini menjadi ruang diskusi akademik bagi para peserta untuk mengkaji arah perkembangan politik hukum Indonesia, penguatan penegakan hukum, serta gagasan green constitution dan pembangunan demokrasi lingkungan yang berkelanjutan. Keikutsertaan Hasanuddin Hasim dalam forum nasional tersebut menjadi bagian dari komitmen Program Studi Hukum Tata Negara IAIN Parepare dalam memperkuat jejaring akademik dan kelembagaan dengan Program Studi HTN/Siyasah dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kehadiran Kaprodi HTN IAIN Parepare juga menjadi momentum penting untuk membangun kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kurikulum Hukum Tata Negara. Momentum penting dalam Munas APHUTARI 2026 adalah dilaksanakannya evaluasi kepengurusan periode 2022–2026 sekaligus pemilihan kepengurusan baru untuk masa bakti 2026–2030. Berdasarkan hasil musyawarah, Wildan Humaidi dari UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto terpilih sebagai Ketua Umum APHUTARI periode 2026–2030. Dalam struktur kepengurusan baru tersebut, Hasanuddin Hasim, Ketua Program Studi Hukum Tata Negara IAIN Parepare, mendapat kepercayaan untuk mengemban amanah sebagai Sekretaris APHUTARI periode 2026–2030. Amanah tersebut sekaligus menunjukkan semakin kuatnya kontribusi IAIN Parepare dalam jejaring akademik Hukum Tata Negara di tingkat nasional. Hasanuddin menyampaikan bahwa amanah sebagai Sekretaris Jenderal APHUTARI merupakan tanggung jawab kelembagaan yang perlu diarahkan untuk semakin memperkuat organisasi sebagai ruang kolaborasi antarprogram studi. “Amanah ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga merupakan kepercayaan bagi Program Studi Hukum Tata Negara, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam, serta IAIN Parepare. APHUTARI harus terus dikembangkan menjadi rumah bersama bagi Program Studi HTN/Siyasah dalam memperkuat kualitas akademik, penelitian, publikasi, kurikulum, dan jejaring kelembagaan di tingkat nasional maupun internasional,” ungkap Hasanuddin. Ia menambahkan bahwa kepengurusan APHUTARI periode 2026–2030 perlu mendorong program-program yang lebih kolaboratif dan produktif, khususnya dalam merespons perkembangan hukum tata negara kontemporer. “Ke depan, kita ingin memperkuat sinergi antarkampus melalui riset bersama, publikasi ilmiah, pertukaran akademik, pengembangan kurikulum, serta berbagai kegiatan yang dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan Hukum Tata Negara di Indonesia,” tambahnya. Terpilihnya Kaprodi HTN IAIN Parepare sebagai Sekjen APHUTARI periode 2026–2030 diharapkan semakin membuka peluang kolaborasi antara IAIN Parepare dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Posisi tersebut juga menjadi peluang strategis bagi Prodi HTN IAIN Parepare untuk semakin aktif dalam agenda-agenda nasional terkait pengembangan pendidikan Hukum Tata Negara dan Siyasah. Selain agenda organisasi, Munas APHUTARI menjadi forum penting untuk membicarakan tantangan keilmuan dan kelembagaan yang dihadapi Program Studi Hukum Tata Negara. Isu mengenai transformasi pendidikan tinggi, penguatan mutu program studi, perkembangan hukum dan ketatanegaraan, serta persoalan lingkungan menjadi bagian penting dari diskusi para akademisi yang hadir. Melalui keikutsertaan dalam Munas APHUTARI 2026 dan kepercayaan yang diberikan kepada Hasanuddin Hasim sebagai Sekretaris Jenderal APHUTARI periode 2026–2030, Program Studi Hukum Tata Negara IAIN Parepare menegaskan komitmennya untuk terus mengambil bagian dalam pengembangan keilmuan, penguatan jejaring kelembagaan, serta peningkatan kualitas pendidikan Hukum Tata Negara pada tingkat nasional. Penulis: Indah Fitriani Sukri Editor: Mifda Hilmiyah