FEBI IAIN Parepare Perkuat Literasi Keuangan Syariah Nelayan Pantai Sine
JDIH IAIN Parepare - FEBI IAIN Parepare Perkuat Literasi Keuangan Syariah Nelayan Pantai Sine
9 September, 2026
oleh
Humas IAIN Parepare
Humas IAIN Parepare - Empat program studi di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Parepare menggelar International Community Services di Kawasan Cemara Sewu, Pantai Sine, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada hari Selasa, 8 September 2026
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Strengthening Islamic Financial Literacy and Productivity to Enhance the Economic Resilience of Fishermen and Coastal MSMEs in Southern East Java.”
Empat program studi yang terlibat, yakni Program Studi Ekonomi Syariah yang diwakili Umaima, M.E.I.; Program Studi Perbankan Syariah oleh Dr. Hj. Ulfa Hidayati, M.M.; Program Studi Akuntansi Syariah oleh Dr. Sri Wahyuni Nur, M.Ak.; serta Program Studi Akuntansi Lembaga Keuangan Syariah oleh Ira Sahara, M.Ak.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi lintas perguruan tinggi se-Indonesia, baik Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) maupun Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS), yang tergabung dalam Asosiasi Program Studi Ekonomi Syariah Indonesia (APSESI).
Selain melibatkan perguruan tinggi dalam negeri, kegiatan tersebut menghadirkan perwakilan internasional dari Curtin University, Dr. Asif Ikbal Siddiqui. Kehadiran akademisi internasional tersebut memperkuat dimensi internasional kegiatan sekaligus membuka ruang pertukaran gagasan antara akademisi dalam dan luar negeri dalam upaya memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir.
Sasaran utama kegiatan adalah kelompok nelayan dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar Pantai Sine, dengan melibatkan sekitar 20 peserta. Melalui pendekatan literasi dan pendampingan, kegiatan diarahkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai ekonomi dan keuangan syariah serta mendorong produktivitas usaha.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan menggandeng Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Tulungagung sebagai mitra strategis. Materi yang disampaikan mencakup tiga fokus utama, yaitu literasi ekonomi syariah, literasi keuangan, dan pentingnya labelisasi halal bagi produk UMKM.
Ketiga materi tersebut dinilai relevan dalam mendorong nelayan dan pelaku UMKM agar tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga memperoleh akses yang lebih baik terhadap layanan keuangan formal berbasis syariah. Selain itu, pemahaman mengenai labelisasi halal diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk UMKM di pasar.
Kolaborasi lintas negara dan lintas institusi tersebut diharapkan menjadi model pengabdian kepada masyarakat yang berkelanjutan sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi keagamaan Islam dalam mendorong pembangunan ekonomi berbasis komunitas, khususnya bagi masyarakat pesisir.
Penulis : Umai/Irfan
Editor : Sri Rahayu