PBAK 2026 Resmi Dibuka, Rektor IAIN Parepare Ajak 1.031 Maba Menjadi Generasi Berkarakter

PBAK 2026 Resmi Dibuka, Rektor IAIN Parepare Ajak 1.031 Maba Menjadi Generasi Berkarakter

JDIH IAIN Parepare - PBAK 2026 Resmi Dibuka, Rektor IAIN Parepare Ajak 1.031 Maba Menjadi Generasi Berkarakter 25 Agustus, 2026 oleh Humas IAIN Parepare Humas IAIN Parepare- Sebanyak 1.031 mahasiswa baru secara resmi memulai perjalanan akademik mereka di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare melalui pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 yang digelar di Auditorium, Selasa (25/8/2026). Mengusung tema "Akulturasi Budaya dan Ekoteologi Menuju Mahasiswa Berkarakter Unggul", kegiatan ini dihadiri oleh Rektor beserta jajaran pimpinan, pengurus DEMA dan SEMA Institut, instruktur panitia, serta seluruh mahasiswa baru. Mengawali rangkaian agenda, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Kaharuddin, melaporkan bahwa PBAK 2026 merupakan amanah rutin dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama yang dijadwalkan berlangsung selama empat hari, yakni 25 hingga 28 Agustus 2026. Dari total 1.031 peserta, sebarannya meliputi Fakultas Tarbiyah sebanyak 314 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) 383 orang, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) 179 orang, Fakultas Syariah dan Hukum Islam (Fakshi) 155 orang, serta satu peserta susulan dari angkatan 2024. Melalui laporan tersebut, Dr. Kaharuddin juga menegaskan pesan penting di balik tema yang diusung pada PBAK kali ini. "Sesuai tema yang kita angkat, kami berharap mahasiswa baru memiliki pemahaman dan sikap yang mampu memadukan keragaman budaya dengan nilai-nilai Islam, serta tumbuh menjadi pribadi yang peduli terhadap lingkungan," Ujarnya. PBAK 2026 dibuka secara resmi oleh Rektor IAIN Parepare, Prof. Hj. Darmawati. Dalam sambutannya, Ia menekankan bahwa para mahasiswa baru tidak sekadar memasuki perguruan tinggi, melainkan melangkah ke dalam sebuah ruang peradaban. "Kampus bukan tempat untuk mengejar nilai akademik semata, melainkan wadah untuk membentuk manusia yang utuh, berilmu, beradab, memiliki akhlakul karimah, serta peka terhadap dinamika kehidupan sosial," ungkap Rektor di hadapan ribuan mahasiswa baru. Lebih lanjut, Rektor menguraikan makna mendalam di balik tema PBAK tahun ini. Mahasiswa IAIN Parepare diimbau untuk mampu berdiri di "dua dunia", yaitu menghargai akar budaya tanpa terbelenggu masa lalu, sekaligus terbuka pada kemajuan zaman tanpa kehilangan identitas keislaman. Keberagaman latar belakang suku, bahasa, dan tradisi di antara peserta PBAK diminta tidak dijadikan sebagai tembok pemisah, melainkan sebagai perekat kebersamaan dalam ruang dialog yang konstruktif. Terkait konsep ekoteologi, Prof. Darmawati mengingatkan bahwa hubungan manusia dengan alam bukan sebatas eksplorasi material, melainkan bentuk amanah keagamaan. "Saya mengajak para mahasiswa menjaga kelestarian lingkungan kampus melalui tindakan konkret, seperti tidak membuang sampah sembarangan, menghemat energi dan air, hingga menanam serta merawat pohon," tegas Rektor. Sebagai bekal menjalani kehidupan kampus, Rektor menyampaikan lima pesan utama kepada mahasiswa baru: menjaga adab sebelum mengejar prestasi, tidak takut bertanya namun rajin membaca, menggunakan kebebasan akademik secara kritis dan bertanggung jawab, merawat lingkungan, serta senantiasa mengingat perjuangan dan doa orang tua. Mengutip pandangan Imam Syafi'i dan Buya Hamka, Prof. Darmawati mengingatkan agar ilmu yang diperoleh senantiasa memberi manfaat nyata dan perkuliahan dijalani dengan penuh makna. Pembukaan PBAK ditandai secara simbolis melalui penabuhan gendang oleh Rektor yang didampingi para Wakil Rektor, Ketua Senat, dan Ketua Panitia, dilanjutkan dengan penyematan atribut PBAK kepada perwakilan mahasiswa baru. Acara bertepatan dengan momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini semakin semarak dengan pertunjukan Tari Nusantara yang dibawakan oleh Aliansi Seni Mahasiswa IAIN Parepare dalam balutan pakaian adat berbagai daerah, sebelum akhirnya ditutup secara khidmat melalui doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Hasanuddin. Penulis : Irmawati Editor: Mifda Hilmiyah