Direktur Pascasarjana IAIN Parepare Hadiri SILAKNAS FORDIPAS XIII dan The 6th INCOILS 2026 di Padang

Direktur Pascasarjana IAIN Parepare Hadiri SILAKNAS FORDIPAS XIII dan The 6th INCOILS 2026 di Padang

JDIH IAIN Parepare - Direktur Pascasarjana IAIN Parepare Hadiri SILAKNAS FORDIPAS XIII dan The 6th INCOILS 2026 di Padang 10 Agustus, 2026 oleh Humas IAIN Parepare Humas IAIN Parepare – Direktur Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, Prof. Dr. Rahmawati, M.Ag., menghadiri Forum Direktur Pascasarjana Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (FORDIPAS) XIII yang dirangkaikan dengan The 6th International Conference on Islam, Law, and Society (INCOILS) 2026. Kegiatan bergengsi tingkat nasional dan internasional ini berlangsung selama tiga hari, 6 hingga 8 Agustus 2026, berpusat di The ZHM Premiere Padang, Sumatera Barat. Kegiatan kolaboratif antara FORDIPAS dan Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang selaku tuan rumah ini dihadiri oleh pimpinan dan perwakilan dari 41 PTKIN se-Indonesia. Forum ini diselenggarakan sebagai langkah strategis dalam menguatkan peran dan fungsi Pascasarjana PTKIN untuk merespons dinamika serta tantangan perkembangan dunia global. Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam / Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag RI, Prof. Dr. Phil. Sahiron Syamsuddin, M.A. Dalam sambutannya, Prof. Sahiron menegaskan peningkatan kualitas lembaga dan SDM di Pascasarjana PTKIN harus dilakukan melalui strategi yang integratif. Tiga model integrasi yang menjadi perhatian utama adalah integrasi metodis, integrasi substansi, dan integrasi saintifik. Berbagai program prioritas seperti visiting professor ke luar negeri dan peningkatan kemampuan bahasa asing bagi dosen muda terus digencarkan untuk mendukung visi tersebut. Sebagai bagian dari Silaturahim Kerja Nasional (SILAKNAS) FORDIPAS XIII, para pimpinan Pascasarjana mendiskusikan beberapa poin mendasar, antara lain pokok pikiran terkait instrumen akreditasi program studi baru 5.0.1, brainstorming manajemen penguatan tata kelola Pascasarjana, hingga wacana pembentukan asosiasi keilmuan studi Islam. Forum ini juga mengukuhkan pengurus Forum Komunikasi Prodi Pascasarjana dan menetapkan lokasi FORDIPAS tahun 2027 yang rencananya diselenggarakan di Makassar dan Semarang. Sementara itu, pada gelaran konferensi internasional INCOILS VI, para peserta disuguhkan berbagai gagasan akademis terkait hubungan Islam, hukum, dan isu lingkungan. Prof. Dr. H. Mujiburrahman, M.S. mengulas pentingnya pendekatan spiritual dalam menghadapi krisis ekologis global melalui pemikiran Seyyed Hossein Nasr, di mana alam dipandang sebagai tanda kebesaran Allah SWT dan bukan sekadar objek eksploitasi. Rangkaian acara yang turut dihadiri sejumlah narasumber internasional dari Korea Selatan dan Iran ini juga menyelipkan pesan moral tentang amanah kepemimpinan. Jabatan dikiaskan seperti tugas seorang tukang parkir yang senantiasa menyadari bahwa apa yang dikelolanya hanyalah titipan sementara dari Allah SWT yang harus dijalankan dengan keikhlasan dan rasa tanggung jawab. Keikutsertaan Prof. Dr. Rahmawati, M.Ag. dalam agenda ini menjadi momentum penting bagi Pascasarjana IAIN Parepare untuk memperluas jejaring akademik, menyerap strategi pengembangan tata kelola dan akreditasi terbaru, serta memperkuat kolaborasi Tridharma Perguruan Tinggi di tingkat nasional maupun internasional. Penulis: Ardi Editor: Hayana